Tuesday, March 29, 2016

SEJARAH JOGOYITNAN SMK TAQHASSUS AL QURAN KALIBEBER WONOSOBO


a.       Sejarah desa

Jauh sebelum kemerdekaan indonesia pada tahun 1945 Desa jogoyitnan yang terdiri dari 5 dusun, masing masing memiliki sejarahnya sendiri sendiri sebelum bergabung menjadi sebuah desa bernama jogoyitnan.

                               I.            Dusun sindut
Mbah kyai Robidi membuka alas dengan mendirikan sebuah rumah dan tempat pengajian, sehingga sampai sekarang tapak tilas tempat tersebut disebut tebet pondok (bekas pondok) oleh warga setempat.beliau juga dikenal sebagai kyai pertapa yang tersohor dengan berbagai hasil karya berupa keris.dengan semakin berkembangnya jaman tapak tilas tersebut kemudian terbuatlah perkampungan yang diberi nama dusun sindut.

                            II.            Dusun paguan
Asal usul desa paguan diawali dari perjuangan seorang tokoh yang bernama Mbah Jogoyitnan, pada saat itu beliau adalah tokoh yang sangat disegani, bijaksana dan arif, sehingga beliau memutuskan nama Dusun Paguan dan pada saat itu pula langsung disetujui oleh masyarakat setempat.

                         III.            Dusun Gondang
Cikal bakal berdirinya Dusun Gondang berawal dari perjuangan Nyai Salbiyah, beliau adalah seorang tokoh perempuan sekaligus sebagai musafir penyiar agama islam. Suatu ketika beliau singgah di suatu tempat dan tempat tersebut diberi nama Gondang.
                         IV.            Dusun Tanggung
Dusun tanggung dahulu merupakan pemekaran atau perluasan dari dusun Gondang.

                            V.            Dusun Puntuk
Dusun puntuk adalah secara geografis diatas dusun dusun sekitar dan cikal bakal dusun puntuk didirikan oleh tokoh masyrakat yang bernama mbah wir, pada saat itu beliau mengajak dan mengumpulkan semua warga untuk berlindung dari orang  belanda di suatu tempat dan tempat tersebut diberi nama dusun puntuk.

desa jogoyitnan kecamatan wonosobo kabupaten wonosobo





Gambaran Umum
a.       Kondisi Geografis
Desa Jogoyitnan termasuk desa yang yang beriklim tropis. Letak Geografis desa ini berjarak kurang lebih 4 km dari pusat ibukota kecamatan maupun Kabupaten. Adapun batas-batas desa jogoyinan sebagai berikut:
1.      Sebelah timur        : Desa Tumenggungan
2.      Sebelah Selatan     : Desa Wonolelo
3.      Sebelah Bearat      : Kelurahan Kramatan
4.      Sebelah utara         : Desa Pancurwening.
Dengan luas wilayah 85,78 ha adapun tata guna tanah sbb:
1.      Tanah Sawah         : 64 ha
2.      Tanah Kering        : 21,78ha
b.      Kondisi Demografis
Desa Jogoyitnan termasuk dalam kategori desa swasembada, pangan, berdasarkan data kependudukan 21 desember 2014, dengan jumlah penduduk sebantyak 2710 jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki 1377 jiwa, penduduk perempuan 1333 jiwa, yang terbagi dalam 764kk.
Adapun mutasi penduduk sampai dengan 31 desember 2015 sbb:
Kelahiran               : 10 orang
Kematian               : 6 orang
Pindah                   : 23 orang
Datang                  : 35 orang.
c.       Kondisi Sosial dan Ekonomi.
Letak geografis suatu kawasan cukup berpengaruh bagi kondisi ekonomi komposisi penduduk kawasan tersebut dengan letak yang tidak jauh dari wilayah perkotaan dengan potensi pertanian sebagai sumber utama mata pencaharian menjadikan kondisi ekonomi masyarakat desa Jogoyitnan cukup baik. Dengan didukung adanya sarana transportasi yang memadai sehingga mudah menjangkau pasar. Disamping itu bdidukung dengan sarana prasarana yang baik seperti kondisi jalan desa dan saluran irigasi yang cukup.  Iklim desa yang sangat kental dengan nuansa tradisional namun ploralitas penduduk didukung keterpengaruhan perkotaan yang masuk. Dengan terlihat makin tingginya pekerjaan buruh dan karyawan toko sehinngga mulai menggeser sedikit paraditma lama masyarakat desa yang mayoritas petani.